Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

 WhatsApp Image 2019-07-19 at 17.08.01.jpeg

SIDOARJO - Rangkain akhir penguatan UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham Jatim dilaksanakan di Lapas Sidoarjo. Lapas di Kota Delta itu menjadi UPT yang maju kontestasi ZI menuju WBK/ WBBM masuk kategori strategi nasional pencegahan korupsi (Stranas PK).

Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati menjelaskan bahwa dengan ditunjuknya Lapas Sidoarjo sebagai kontestasi stranas PK menuju WBK merupakan prestasi tersendiri. Karena itu artinya Lapas Sidoarjo dianggap mampu dan memiliki kapasitas yang baik. Salah satu program yang menurutnya baik adalah adanya radio lapas. Ketika berkeliling melihat situasi di dalam Lapas, Kakanwil berkesempatan menyapa para WBP dengan menjadi penyiar radio Lapas Sidoarjo

Meski begitu masih banyak aspek yang harus dibenahi dan disempurnakan untuk mendapatkan hasil yang maksimal. "Khususnya soal baner dan papan informasi yang perlu penataan ulang sehingga memiliki nilai estetika yang baik," ujarnya.

Sebagai persiapan awal sebelum adanya penilaian, yang penting dilakukan adalah memenuhi action plan."Kita sesuaikan saja dulu dengan action plan," katanya. Karena itu Kakanwil meminta setelah penguatan ini segera rapat kembali dan lakukan penyisiran secara mendetail terhadap persiapan sehingga ditemukan apa-apa saja yang perlu disempurnakan.

Sementara itu Kadiv Pemasyarakatan menjelaskan bahwa Implementasi dan komitmen sangat diperlukan dalam menjalankan tugas ini. "Untuk itu semua harus memiliki komitmen yang sama dan satu suara, karena dengan dipilihnya Lapas Sidoarjo Itu sebenarnya menjadi prestasi yang luar biasa," urainya. "Kita support penuh lapas Sidoarjo menuju ZI WBK," tutup Pargiyono. (Humas Kemenkumham Jatim)

 

Foto Lainnya>>

 WhatsApp Image 2019-07-19 at 15.39.44.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 15.39.48.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 15.39.46.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 15.39.46 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 15.39.43.jpeg

 

 

WhatsApp Image 2019-07-19 at 14.38.01.jpeg

SURABAYA - Penguatan terhadap UPT yang mengikuti kontestasi ZI menuju WBK WBBM terus dilakukan oleh Kanwil Kemenkumham Jatim. Hari ini (19/7) giliran Kanim Kelas 1 TPI Tanjung Perak yang mendapatkan pengarahan.

Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati memberikan arahan kepada tim pembangunan ZI Kanim Tanjung Perak. Dia didampingi oleh Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono, Kadiv Yankum dan HAM Hajerati, Plh Kadiv Administrasi Dewi Atmi dan Plt Kadiv Imigrasi Barlian dan Kabag PP dan Humas Maerina Saeksi.

Dalam pengarahannya Susy meminta agar data dukung yang sifatnya keadministrasian segera dilengkapi dan dicek kembali. Apakah ada yang terlewat atau tidak. Karena data dukung tersebut menjadi sangat penting sebagai bukti telah dilaksanakannya semua persyaratan meraih predikat WBK.

Dalam kesempatan tersebut Kakanwil juga melakukan pengecekan indikator2 untuk meningkatkan IPK dan IKM. Selain masalah keadministrasian, Susy menekankan pada satu hal yang menjadi kunci keberhasilan meraik status WBK WBBM, yaitu adanya perubahan mindset. "Kalau semua sudah berubah maindsetnya semua pasti akan berjalan dengan baik, karena itulah inti dari Reformasi Birokrasi," terangnya. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

WhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.14.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.15.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.02.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.04.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.05.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.09.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.10.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.12.jpegWhatsApp Image 2019-07-19 at 13.50.13.jpeg

 WhatsApp Image 2019-07-17 at 19.13.04.jpeg

MALANG - Tidak hanya secara administratif, penguatan pembangunan ZI menuju WBK/ WBBM juga dilaksanakan dengan meninjau pembangunan fisik. Siang ini (17/7) Kadiv Pemasyarakatan meninjau langsung pembangunan sarana dan prasarana di LPP dan Lapas Kelas I Malang.

Pargiyono didampingi Plt. Kadiv Administrasi Dewi Atmi Listyorini, Kabag Program dan Humas Meirina Saeksi dan Kasubag Humas, RB dan TI Ishadi MP. Peninjauan dilakukan mulai dari area depan lapas. Yaitu tempat pendaftaran layanan kunjungan, P2U hingga ruang pertemuan kunjungan narapidana. Satu persatu ruang diperhatikan dengan detail.

Pargiyono mengungkapkan bahwa baik LPP maupun Lapas Malang sudah memenuhi syarat. Seluruh sarana dan prasarana sudah sesuai standar bahkan melebihi ekspektasi. "Mungkin tinggal kewaspadaan saja yang perlu dijaga dan ditingkatkan," ujar Pargiyono.

Memang, pernyataan Pargiyono ini bukan tanpa dasar. Setiap hari tercatat tidak kurang ada 400 nomor antrian yang tercatat. Hal inilah yang membuat suasana kunjungan rawan untuk dimanfaatkan untuk hal hal yang membahayakan. "Tetap waspada, namun tetap humanis dalam melayani," pesannya. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

 WhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.06.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.07.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.07 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.07 (2).jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.05.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 18.46.05 (1).jpeg

 

 WhatsApp Image 2019-07-18 at 13.35.13.jpeg

MALANG – Kanwil Kemenkumham Jatim selalu berupaya mendekatkan dan semakin mengenalkan segala bentuk layanan hukum dan HAM kepada masyarakat. Salah satunya dilakukan dengan mengikuti pameran bertajuk Malang Expo 2019. Pada event yang berlangsung di Stadion Gajayana itu tim Divisi Yankumham melakukan publikasi layanan administrasi hukum umum (AHU).

Pameran yang diikuti berbagai peserta dari beragam latar belakang itu rencananya akan berlangsung hingga 20 Juli mendatang. Tim Yankumham dipimpin langsung Kasubid AHU Alfiani Arumndari. Kadiv Keimigrasian Barlian dan Kakanim Malang Novianto Sulastono ikut meninjau ke lokasi.

Pembukaan both ini ternyata mendapat respons positif dari masyarakat. Banyak masyarakat yang teratrik untuk menanyakan mekanisme maupun beberapa hal teknis terkait layanan AHU. Memang, publikasi layanan AHU bertujuan untuk mengenalkan masyarakat dalam mewujudkan upaya nawacita bahwa negara hadir dalam melayani masyarakat.

Publikasi ini meliputi layanan kewarganegaraan, badan hukum, kenotariatan, penggunaan AHU Online bagi notaris dalam pengawasan MPD Kota dan Kabupaten Malang serta Kota Batu. Serta pengenalan terhadap OBH yang memberikan bantuan hukum gratis. “Termasuk juga dan layanan kekayaan intelektual seperti pendaftaran hak merek, cipta, paten dan desain industri,” terangnya. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

 WhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.15 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.38.41.jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.17.jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.17 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.17 (2).jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.17 (3).jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.16.jpegWhatsApp Image 2019-07-18 at 11.23.15.jpeg

 WhatsApp Image 2019-07-17 at 13.00.52.jpeg

BLITAR - Semangat Kantor Imigrasi Blitar dalam mengikuti kontestasi ZI Menuju Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) diapresiasi oleh Plt. Kadiv Keimigrasian Barlian. Hal itu diungkapkan ketika memberi penguatan kepada Tim ZI WBK/WBBM Kanim Blitar hari ini (17/7).

"Terlihat sekali wajah saudara begitu bersemangat dan tidak ada keterpaksaan dalam menjalankan tugas ini," puji Barlian disambut senyum dan tepuk tangan peserta rapat.

Barlian memulai pengarahan dengan memberi motivasi bahwa kita harus berbangga dan bersyukur menjadi bagian dalam tim ini. Karena sekecil apapun yang kita lakukan memberi kontribusi besar terhadap kemajuan dan cita-cita besar Kemenkumham.

Apalagi Kanim Blitar saat ini tengah mempersiapkan diri untuk meraih predikat WBBM tentu saja besar sekali kontribusi yang diberikan oleh setiap individu. "Semua berkesinambungan, apa yang dilakukan kanim maka membesarkan Divisi Keimigrasian, kemudian membesarkan Kanwil, sampai akhirnya membesarkan Kemenkumham," urainya.

Melihat kinerja Kanim Blitar hingga saat ini, Barlian optimis predikat WBBM akan diraih jajarannya dalam kontestasi ini. "Apalagi Bapak Ibu adalah orang yang sudah berintegritas, maka langkah selanjutnya adalah memberikan layanan yang terbaik untuk memberi kepuasan masyarakat," pintanya.

Terkait pidato Prrsiden Jokowi beberapa waktu lalu, Barlian menitikberatkan beberapa poin diantaranya adalah pengembangan SDM dimana hal itu sudah dilakukan Kemenkumham dengan adanya E Learning. "Kita dituntut untuk mengembangkan diri, dituntut untuk maju karena memang dunia terus berkembang dan berubah," jelasnya.

Terkait dengan inovasi yang dibuat oleh Kanim Blitar, Barlian sangat mengapresiasi berbagai terobosan tersebut.

Sementara itu Kakanim Blitar Muhammad Akram menjelaskan bahwa beberapa kendala sempat terjadi sehingga inovasi2 yang direncakan mundur pelaksanaannya. "Ada kendala teknis pada aplikasi sehingga menghambat proses pelaksanaannya namun bisa diatasi," katanya.

Akram juga melaporkan berbagai inovasi yang sudah berjalan seperti program Istana (imigrasi tiba untuk anda), pelayanan mobile menuju tempat tertentu (mal/daerah terpencil) bekerja sama dengan polres. (Humas Kemenkumham Jatim)

 

foto lainnya>>

WhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.02.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.08.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.07.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.07 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.06.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.05.jpegWhatsApp Image 2019-07-17 at 12.36.03.jpeg