Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

 WhatsApp Image 2019-04-11 at 21.15.48.jpeg

PASURUAN -Ada yang menarik di sela-sela kunjungan pemantauan pembangunan ZI menuju WBK/WBBM oleh Staf Ahli Bidang Hubungan Antar Lembaga Kemenkumham Agus Hariyadi. Yaitu saat WBP berdialog langsung dengan Rombongan. Suasana pun mendadak cair. Apalagi ketika Agus mengajak beberapa WBP yang sedang santai menunggu waktu untuk ibadah sholat mahgrib untuk berbincang.

Agus bertanya langsung mengenai kondisi terkini Lapas. "Bagaimana makanan kalian? Air bersih, pelayanan kunjungan, dan hak-hak kalian sebagai WBP apakah terpenuhi?" Tanya Agus. Jawaban spontan keluar dari mulut mereka "Baik Pak," ucap WBP kompak.

Jawaban itu pun memancing Kadiv Administrasi Haris Sukamto juga turut bertanya. "Apakah ada pungli? Apakah masih ada uang tunai?" Tanya Haris. Tak perlu ada komando, mereka kembali menjawab dengan serentak, "Tidak Pak." Namun, ketika Agus bertanya apakah semua WBP paham bahwa Lapas Pasuruan sedang berbenah untuk menuju WBK, tidak satupun yang mampu menjawab. Nah, dari sini Agus mengingatkan kepada Kalapas dan jajaran agar mensosialisasikan pembangunan ZI tidak hanya di jajaran pegawai dan pengunjung. "WBP sebagai pengguna layanan juga harus diberikan pemahaman akan tujuan dari pembangunan ZI menuju WBK," ujar Haris.

Rombongan juga menyempatkan melihat hasil karya Warga Binaan berupa tusuk sate. Hasil karya ini sudah bisa dipasarkan dengan omset yang lumayan. "Banyak pemesan bahkan dari kota lain selain pasuruan," ujar Fikri. Kegiatan kunjungan kali ini ditutup dengan sholat mahgrib berjamaah dengan WBP di dalam Masjid Lapas (Humas Kemenkumham Jatim).

 

Foto Lainnya>>

 WhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.47.jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.46.jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.46 (1).jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.45.jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.45 (1).jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.36.jpegWhatsApp Image 2019-04-11 at 18.46.37.jpeg