WhatsApp Image 2019-04-17 at 13.29.23.jpeg

PASURUAN - Rutan Bangil tidak ingin setengah-setengah dalam memfasilitasi pemilih dalam pemilu 2019 ini. Tidak hanya WBP, pihak Rutan Bangil memastikan seluruh pegawai juga bisa memilih di TPS Rutan.

Rasio pemilih di Rutan Bangil memang termasuk yang paling tinggi. Dari 573 penghuni, sebanyak 441 WBP masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). Tidak hanya itu, petugas yang sedang bertugas juga bisa mencoblos. Pagi ini (17/4) jumlahnya mencapai 52 orang.
Memang, petuhas lapas/ rutan selama ini kesulitan menyalurkan hak suaranya. Pasalnya, di saat pegawai lain libur, mereka harus tetap maauk kantor untuk memastikan keamanan rutan. Untuk mengantisipasi hal tersebut, sebelumnya pihak rutan rutin berkoordinasi dengan KPUD dan Bawaslu Pasuruan. Tujuannya, agar bisa memaksimalkan jumlah DPT. "Kami rutin menjalin komunikasi dengan KPUD maupun Bawaslu, karena di rutan jumlah penghuninya sangat fluktuatif," tutur Karutan Bangil Wahyu Indarto.

Kakanwil Kemenkumham Jatim Susy Susilawati yang melakukan peninjauan ke lapangan mengapresiasi langkah ini. Menurutnya, hal ini sejalan dengan semangat pihaknya untuk memfasilitasi pemilih dengan semaksimal mungkin. "Kami selalu berupaya semaksimal mungkin agar WBP dan pegawai yang punya hak pilih agar bisa memilih dalam pemilu," ujarnya.

Sementara itu, salah satu anggota KPPS Rutan Bangil, Herman mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan surat suara sesuia kebutuhan rutan. Tidak hanya itu, pihaknya juga menyediakan surat suara cadangan untuk WBP yang belum terdaftar namun memiliki E-KTP.
Dalam kunjungannya ke Rutan Bangil, Kakanwil bertemu dengan Wakil Bupati Pasuruan KH Abdul Mujib Imron. Keduanya sempat bercengkerama untuk membiacarakan pengamanan selama proses pemilu di rutan. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

WhatsApp Image 2019-04-17 at 12.02.53.jpegWhatsApp Image 2019-04-17 at 12.02.49.jpegWhatsApp Image 2019-04-17 at 12.02.56.jpegWhatsApp Image 2019-04-17 at 12.02.55.jpeg

Foto Lainnya>>