WhatsApp Image 2019-04-27 at 12.57.48.jpeg

SIDOARJO – Puncak peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-55 tahun ini menjadi momen untuk menunjukkan komitmen perang terhadap narkoba. Salah satunya dengan melakukan pemusnahan 500 telepon genggam hasil sitaan dari para WBP. Selain itu, para pejabat juga melepas burung merpati sebagai harapan Pemasyarakatan yang semakin baik.
Pemusnahan telepon genggam hasil razia di Rutan Kelas I Surabaya. Total ada 500 telepon genggam yang berhasil diamankan petugas. Jumlah itu didapat selama razia di periode Januari – April 2019. “Ini adalah bentuk komitmen kami perang terhadap narkoba,” ujar Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono.

Menurut Pargiyono, selama ini banyak yang menduga jika Lapas/ Rutan menjadi tempat pengendalian narkoba. Namun, Pargiyono menegaskan jika tidak ada satupun Lapas/ Rutan yang melakukan pembiaran. Penggeledahan blok hunian dilakukan secara berkala. “Setiap minggu minimal dua kali kita lakukan penggeledahan,” ujarnya.

Pihaknya juga memberikan sanksi tegas kepada pegawai yang terkena OTT mencoba menyelundupkan telepon genggam ke dalam blok. Salah satu petugas telah diberikan hukuman disiplin dan ditempatkan di pulau Kangean. “Sanksinya tegas, jika tetap ngeyel saja, kami tak segan-segan untuk lakukan pemecatan,” terangnya.

Pemusnahan telepon genggam ini tidak hanya dilakukan di Rutan Surabaya saja. Tetapi juga di seluruh Lapas/ Rutan di Jatim. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

WhatsApp Image 2019-04-27 at 09.47.53.jpegWhatsApp Image 2019-04-27 at 09.47.48.jpegWhatsApp Image 2019-04-27 at 09.47.50.jpegWhatsApp Image 2019-04-27 at 09.47.51.jpeg

Foto Lainnya>>