Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

Pencarian Data

WhatsApp Image 2019-07-15 at 14.48.42.jpeg

SIDOARJO - Kanwil Kemenkumham Jatim tak main-main dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju WBK/ WBBM di UPT Jajaran. Buktinya, seluruh pimti pratama terjun langsung melakukan pembinaan di Lapas Kelas I Surabaya hari ini (15/7). Kegiatan tersebut untuk memastikan bahwa Lapas Surabaya benar-benar menindaklanjuti hasil penelitian yang dilakukan Balitbang Kumham beberapa waktu yang lalu.

Para pimti pratama yang turun langsung dipimpin Kakanwil Susy Susilawati. Rombongan diterima langsung Kalapas Surabaya Suharman beserta pejabat struktural dam tim pembangunan ZI. Pertemuan dilangsungkan di graha Sugeng Handrijo.

Rombongan langsung melakukan inspeksi terhadap layanan yang ada. Susy meminta agar Lapas Surabaya melengkapi atribut sosialisasi yang ada. Termasuk melengkapi beberapa indikator yang menjadi persyaratan. Yaitu prosedur/ alur layanan tidak berpotensi menimbulkan KKN, petugas pelayanan tidak diskriminatif, pemberian layanan tidak meminta imbalan, bebas dari praktik percaloan, tidak terdapat pungutan liar, pelayanan yang diterima sesuai daftar layanan yang tersedia, tidak ada diskriminasi dalam penanganan pengaduan dan petugas pelayanan menolak pemberian uang dari pengguna layanan. "Kami akan melakukan monitoring secara berkelanjutan," ujar Susy.

Susy juga berharap agar pihak lapas semakin giat dan fokus dalam mensukseskan target meraih predikat WBK. Pasalnya, Lapas Surabaya masuk dalam stranas PK. Salah satunya dengan melakukan coaching and mentoring. "Ini bisa dilakukan setiap saat, harus ada proses sharing knowledge antara senior dengan junior," terangnya.

Sementara itu, Kadiv Pemasyarakatan Pargiyono meminta agar petugas bisa mempersiapkan segala sesuatu untuk menghadapi monitoring yang akan dilakukan Tim Balitbang Kumham dan Staf Ahli Menkumham Bidang Politik dan Keamanan Y Ambeg Paramarta. Sedangkan Kadiv Yankumham Hajerati mengungkapkan bahwa pengelolaan parlir harus ditata kembali. Harus dipastikan bahwa benar-benar gratis. Terkahir, Plh Kadiv Administrasi Dewi Atmi Listyorini meminta agar pihak lapas menonjolkan inovasi dengan meningkatkan sosialisasi pendaftaran online. (Humas Kemenkumham Jatim)

Foto Lainnya>>

 WhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.06.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.05.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.03.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.09.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.09 (1).jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.08.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.07.jpegWhatsApp Image 2019-07-15 at 13.51.07 (1).jpeg